Kamis, 06 November 2008

SEJARAH BERDIRINYA KORPS MARINIR INDONESIA

Korps Marinir / KORMAR

Logo KORMARKorps Marinir adalah salah satu Kotama (Komando Utama TNI Angkatan Laut). Dalam struktur organisasi TNI AL, Korps Marinir adalah sebuah Kotama sejajar dengan Kotama lain seperti Koarmatim, Koarmabar, Kolinlamil, Kodikal, Seskoal dan AAL. Cikal bakal Korps Marinir bermula dari tanggal 15 November 1945, di mana nama Corps Mariniers tercantum dalam Pangkalan IV ALRI Tegal sehingga tanggal ini dijadikan sebagai hari lahir Korps Marinir. Selanjutnya berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertahanan No. A/565/1948 pada tanggal 9 Oktober 1948 ditetapkan adanya Korps Komando di dalam jajaran Angkatan Laut. Korps Komando Angkatan Laut (KKO AL) kembali menggunakan nama Korps Marinir sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Laut No. Skep/1831/XI/1975 tanggal 15 November 1975.

kirab benderakesatuan

Markas Korps Marinir terletak di Jalan Kwitang, Jakarta Pusat. Korps Marinir terdiri dari tiga brigade infrantri marinir. Satuan elit marinir TNI-AL dinamakan Batalyon Intai Amfibi (Taifib) dan satuan anti-teror marinir TNI-AL dinamakan Detasemen Jala Mengkara (Denjaka).

Korps Marinir Republik Indonesia merupakan kekuatan pemukul dan pendarat TNI-AL. Secara garis besar Korps Marinir bertugas merebut kedudukan pantai musuh, mengamankan obyek fital TNI-AL dan melaksanakan tugas-tugas pertahanan negara lainnya.

Tank KKOBerdasarkan rencana pengembangan kekuatan TNI-AL yang baru saja disusun untuk jangka waktu 2005-2024, kekuatan Korps Marinir (Kormar) akan ditingkatkan baik dari segi struktur maupun kekuatan fisik. Saat ini jumlah personel marinir sekitar 17.000 orang, sehingga menimbulkan gurauan di kalangan militer sendiri bahwa dengan jumlah pulau di Indonesia yang juga lebih kurang 17.000 buah, maka tiap personel marinir bertugas mengamankan satu pulau. Jumlah ini di masa depan akan ditingkatkan hingga 60.000 personel.

Dalam rencana pengembangan, akan ada tiga pasukan marinir (Pasmar), yaitu kesatuan induk yang melekat di tiap komando wilayah laut (Kowilla), 2 brigade marinir berdiri sendiri, 1 komando latihan marinir dan 5 pangkalan marinir ditambah 11 batalyon marinir pertahanan pangkalan.

Sejarah Marinir

Korps Marinir memang unik, karena dalam terminologi militer ” Korps” adalah suatu kesatuan di atas tingkat Divisi dengan tanda taktis XXX dan di bawah tingkat Kopur atau tentara. Namun dalam tubuh Angkatan Laut, Korps Marinir di anggap sebuah ” branch” yang melengkapi isi TNI AL di samping Pelaut, Teknik, Elektro, Supply, Khusus, Kowal dan Kesehatan.

Dalam struktur organisasi TNI AL, Korps Marinir adalah sebuah Kotama sejajar dengan Kotama lain seperti Koarmatim, Koarmabar, Kolinlamil, Kodikal, Seskoal dan AAL.

RUPANPUR-9Terlahir dari patriotisme pemuda yang menginginkan patahnya belenggu kolonialisme, Korps Marinir sudah eksis sejak berkecamuknya perang merebut kemerdekaan. Setelah gema Proklamasi 17 Agustus 1945 dikumandangkan, pada tanggal 22 Agustus 1945 Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia membentuk tiga badan yaitu Komite Nasional Indonesia, Party Nasional Indonesia dan Badan Penolong Keluarga Korban Perang (BPKKP). Dalam lingkungan BPKKP inilah dibentuk satu badan keamanan yang dinamakan Badan Keamanan Rakyat (BKR). Bagi pelaksanaan tugas keamanan dan ketertiban di pantai, lautan dan daerah-daerah pelabuhan dibentuk BKR Laut yang didirikan pada 10 September 1945.

Pada 5 Oktober 1945 Presiden mengeluarkan maklumat tentang pembentukan Tentara Keamanan Rakyat di mana BKR menjadi inti TKR. Dengan demikian BKR Laut pun berubah menjadi TKR Laut. TKR ini kemudian berkembang menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI).

Bantu pencarian Adam AirPada 15 Nopember 1945 tercantum dalam Pangkalan IV ALRI Tegal nama Corps Mariniers (tanggal ini selanjutnya dijadikan sebagai hari lahir Korps Marinir). Selanjutnya berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertahanan No. A/565/1948 pada tanggal 9 Oktober 1948 ditetapkan adanya Korps Komando di dalam jajaran Angkatan Laut. Korps Komando Angkatan Laut (KKO AL) kembali menggunakan nama Korps Marinir sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Laut No. Skep/1831/XI/1975 tanggal 15 Nopember 1975.

persiapan LatihanSeiring dengan berkembangnya jaman terutama untuk menuju terbentuknya organisasi militer yang modern dan profesional, Korps Marinir baik secara organisatoris maupun pembinaan kekuatannya mengalami beberapa perubahan. Perubahan yang dimaksud antara lain mulai dari penyebutan unsur kekuatan, likuidasi beberapa satuan, penambahan kekuatan satuan baik di lingkup Komando Pelaksana (Kolak) maupun Satuan Pelaksana (Satlak) hingga ke tingkat pola pembinaan personel atau pengawak organisasi.

Di bidang organisasi, perubahan terakhir terjadi pada tahun 2004 di mana terbentuk kekuatan baru di jajaran Kolak Korps Marinir yakni dengan terbentuknya Pasmar-II dan Brigif-3 Marinir.

Di masa mendatang, kekuatan Korps Marinir akan terus dikembangkan hingga mencapai bentuk yang ideal baik dari segi kualitas maupun kuantitas personel termasuk peralatan tempurnya.

Kekuatan Tempur Marinir

Pendidikan Komando Kormar

A. PASMAR-1 ( Surabaya )

  1. Brigade Infanteri-1 Marinir
    • Batalyon Infanteri-1 Marinir
    • Batalyon Infanteri-3 Marinir
    • Batalyon Infanteri-5 Marinir
  2. Resimen Artileri-1 Marinir
    • Batalyon Arhanud-1 Marinir
    • Batalyon Howitzer-1 Marinir
    • Batalyon Roket-1 Marinir
  3. Resimen Kavaleri-1 Marinir
    • Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi-1 Marinir ( Ranratfib )
    • Batalyon Tank Amfibi-1 Marinir ( Tankfib )
    • Batalyon Kendaraan Pengangkut Artileri-1 Marinir ( Kapa )
  4. Resimen Bantuan Tempur -1 Marinir
    • a) Batalyon Angkutan Bermotor-1 Marinir ( Angmor )
    • b) Batalyon Komunikasi & Elektronika-1 Marinir ( Komlek )
    • c) Batalyon Perbekalan & Peralatan-1 Marinir ( Bekpal )
    • d) Batalyon Zeni-1 Marinir
    • e) Batalyon Kesehatan-1 Marinir
    • f) Batalyon Provos -1 Marinir
  5. Batalyon Intai Amfibi-1Marinir ( Taifib )

B. PASMAR-2 ( Jakarta )

  1. Brigade Infanteri-2 Marinir
    • Batalyon Infanteri-2 Marinir
    • Batalyon Infanteri-4 Marinir
    • Batalyon Infanteri-6 Marinir
  2. Resimen Artileri-2 Marinir
    • Batalyon Arhanud-2 Marinir
    • Batalyon Howitzer-2 Marinir
    • Batalyon Roket-2 Marinir
  3. Resimen Kavaleri-2 Marinir
    • Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi-2 Marinir ( Ranratfib )
    • Batalyon Tank Amfibi-2 Marinir ( Tankfib )
    • Batalyon Kendaraan Pengangkut Artileri-2 Marinir ( Kapa )
  4. Resimen Bantuan Tempur -2 Marinir
    • Batalyon Angkutan Bermotor-2 Marinir ( Angmor )
    • Batalyon Komunikasi & Elektronika-2 Marinir ( Komlek )
    • Batalyon Perbekalan & Peralatan-2 Marinir ( Bekpal )
    • Batalyon Zeni-2 Marinir
    • Batalyon Kesehatan-2 Marinir
    • Batalyon Provos -2 Marinir
  5. Batalyon Intai Amfibi-2 Marinir ( Taifib )

C. BRIGADE INFANTERI-3 MARINIR ( Piabung, Lampung )

  1. Batalyon Infanteri-7 Marinir
  2. Batalyon Infanteri-8 Marinir
  3. Batalyon Infanteri-9 Marinir

D. KOMANDO LATIH MARINIR ( KOLATMAR )

E. PANGKALAN MARINIR SURABAYA

F. PANGKALAN MARINIR JAKARTA


http://masbagus.wordpress.com/tentang-tni/tni-al/kormar/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar